Tafsir Surah Al-Ikhlas

Jamuan Harian dari Sumber Ilmiah (Karya Ibrahim Muhammad Humaid dan Abdurrahman Abdullah Asy Syarif)

Sayyid Syadly

10/1/20241 min baca

Pekan Kedua

Ahad: Hidangan Tafsir

Surah Al-Ikhlas:

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (1) ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (2) لَمۡ یَلِدۡ وَلَمۡ یُولَدۡ (3) وَلَمۡ یَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ (4)

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah tempat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS. Al-Ikhlas: 1-4)

Keutamaan Surah

Dari Abu Darda radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah bersabda,

أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ فِي لَيْلَةٍ ثُلُثَ الْقُرْآنِ؟ قَالُوا: وَكَيْفَ يَقْرَأْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ؟ قَالَ: قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

"Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu membaca sepertiga Al-Qur'an dalam satu malam?" Mereka bertanya, "Bagaimana mungkin kami membaca sepertiga Al-Qur'an?" Beliau bersabda, "Qul huwallahu ahad..., sebanding dengan sepertiga Al-Qur'an." (HR. Muslim, no. 811)

Dari Abdullah bin Khubaib radhiyallahu anhu, Rasulullah bersabda,

﴿قُلْ هُوَ الله أَحَدٌ﴾ وَالمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شيء

"Qul huwallahu ahad..., dan dua surah perlindungan (Al-Falaq dan An-Nas) setiap pagi dan petang sebanyak tiga kali, itu akan melindungimu dari segala sesuatu." (HR. Tirmidzi, no. 3575)

Sebab Turunnya Surah

Dikatakan bahwa sebab turunnya surah ini adalah ketika kaum musyrikin bertanya kepada Nabi ,

انسِب لَنا ربَّكَ

"Nisbahkan (jelaskan) kepada kami tentang Rabbmu?" Maka Allah menurunkan surah ini. (HR. Tirmidzi, no. 3364)

Tema Surah

Keesaan Allah dalam uluhiyah-Nya dan kesempurnaan-Nya, serta kesucian-Nya dari memiliki anak, orang tua, dan tandingan.

Kata-Kata yang Asing

As-Shamad: Tuan yang sempurna dalam keagungan dan kekayaan-Nya, yang menjadi tempat meminta untuk memenuhi segala kebutuhan.

Kufuwan: Setara, sebanding, atau tandingan.

Makna Umum:

Surah Al-Ikhlas adalah salah satu surah Makkiyah yang memiliki keutamaan besar. Suatu hari Nabi ditanya tentang Rabbnya, melalui surah ini diperintahkan untuk menjawab bahwa Allah esa dalam uluhiyah-Nya, satu-satu-Nya semata tunggal dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya.

Dia adalah pemilik segala sifat kesempurnaan, yang senantiasa menjadi tempat bergantung dalam segala kebutuhan, yang tidak memerlukan apa pun dari makhluk-Nya, sementara semua makhluk sangat memerlukan-Nya.

Dia tidak memiliki tandingan, tidak memiliki anak, dan tidak dilahirkan. Oleh karena itu, hanya Allah yang pantas disembah, dan hanya Dia yang layak untuk diibadahi.

Pelajaran yang Dapat Diambil dari Surat Ini:

1. Mengenal Allah dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya.

2. Menetapkan sifat-sifat kesempurnaan Allah, seperti keesaan dan kekayaan-Nya.

3. Menolak segala bentuk kekurangan dari Allah, seperti klaim bahwa Dia memiliki anak, tandingan, atau setara.

4. Semua makhluk di alam semesta ini sangat memerlukan Allah dalam segala hal dan selalu memohon kepada-Nya dalam segala urusan.