Belajar & Khidmah
Tafsir Surah Al-Fatihah
Jamuan Harian dari Sumber Ilmiah (Karya Ibrahim Muhammad Humaid dan Abdurrahman Abdullah Asy Syarif)
Sayyid Syadly
10/1/20242 min baca
Pekan Pertama:
Ahad: Hidangan Tafsir
Surah Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ * غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Keutamaan Surah Al-Fatihah:
Dari Abu Sa’id bin Al-Mu’alla radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
«لأُعَلِّمَنَّكَ سُورَةً هِيَ أَعْظَمُ السُّوَرِ فِي الْقُرْآنِ قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ مِنَ الْمَسْجِدِ». ثمَّ أَخَذَ بِيَدِي، فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَخْرُجَ قُلْتُ لَهُ: أَلَمْ تَقُلْ لأُعَلِّمَنَّكَ سُورَةً هِيَ أَعْظَمُ سُورَةٍ فِي الْقُرْآنِ؟ قَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، هِيَ السَّبْعُ الْمَثانِي وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُوتِيتُهُ»
"Aku akan mengajarkan kepadamu surah yang paling agung di dalam Al-Qur'an sebelum kamu keluar dari masjid." Kemudian beliau memegang tanganku, dan ketika hendak keluar, aku bertanya kepada beliau, "Bukankah Anda berkata akan mengajarkan aku surah yang paling agung di dalam Al-Qur'an?" Beliau menjawab, "Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, (itu adalah) Al-Fatihah, (Surah) yang berulang-ulang, dan Al-Qur'an yang agung yang diberikan kepadaku." (HR. Bukhari, no. 4474)
Tema Surah: Merealisasikan ibadah yang murni hanya kepada Allah Ta'ala.
Penjelasan Kata-Kata Asing:
بِسْمِ اللَّهِ:
Artinya: "Aku memulai bacaanku dengan memohon pertolongan atas nama Allah."
الرَّحْمَنِ:
Yang Maha Pengasih, yang rahmat-Nya meliputi seluruh makhluk.
الرَّحِيمِ:
Yang Maha Penyayang, yang memberikan rahmat kepada orang-orang beriman.
رَبِّ الْعَالَمِينَ:
Pemelihara seluruh makhluk dengan nikmat-Nya.
إِيَّاكَ نَسْتَعِينُ:
Artinya: "Kami mengkhususkan permohonan pertolongan kepada-Mu," yaitu mengandalkan Allah dalam memperoleh manfaat dan menolak mudarat.
الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ:
Artinya: "Jalan yang jelas, yang tidak ada kebengkokan di dalamnya, yang mengantarkan kepada Allah Yang Maha Tinggi dan surga-Nya."
غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ:
Artinya: "Orang-orang yang mengetahui kebenaran namun meninggalkannya, seperti Yahudi dan yang serupa dengan mereka."
الضَّالِّينَ:
Artinya: "Orang-orang yang meninggalkan kebenaran karena kebodohan dan kesesatan, seperti Nasrani dan yang serupa dengan mereka."
Makna Umum Surah Al-Fatihah:
Surah Al-Fatihah adalah surat Makkiyah, terdiri dari tujuh ayat. Surah ini diawali dengan pujian kepada Allah dan sanjungan kepada-Nya, kemudian menyebutkan sebagian dari sifat-sifat-Nya yang agung. Dia adalah Rabb segala sesuatu, Dia adalah Ar-Rahman, yang memiliki sifat rahmat yang meliputi segala sesuatu. Dia juga Ar-Rahim, yang memberikan rahmat-Nya secara khusus kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia adalah Pemilik Hari Pembalasan, di mana manusia akan dibalas atas amal perbuatan mereka, baik atau buruk.
Surah ini kemudian menegaskan tauhid orang-orang beriman kepada Rabb mereka. Hanya kepada-Nya mereka beribadah dan memurnikan pengabdian, hanya kepada-Nya mereka meminta pertolongan, dan mereka memohon petunjuk-Nya serta berlindung dari jalan-jalan kesesatan.
Pelajaran yang Bisa Diambil dari Surah Al-Fatihah:
1. Memulai surah dengan basmalah mengingatkan seorang Muslim untuk memulai setiap perkataan dan perbuatan dengan menyebut nama Allah, guna mencari pertolongan dan taufik.
2. Petunjuk Al-Qur'an dalam berdoa adalah memulai dengan memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian memulai permohonan.
3. Wajib bersyukur kepada Allah dengan lisan melalui pujian, dengan anggota tubuh melalui ketaatan, dan dengan hati melalui pengakuan.
4. Seorang Muslim harus mengkhususkan ibadah dan permohonan pertolongan hanya kepada Allah, karena Dia adalah Rabb yang berhak disembah, tidak ada yang lain.
5. Penting bagi seorang Muslim untuk memohon kepada Rabbnya agar diberi petunjuk kepada kebenaran dan dimudahkan untuk mengamalkannya, serta dijauhkan dari fitnah dan dilindungi dari penyebabnya.
